Forda UKM Sumut Harapkan Pemerintah Tingkatkan Keberpihakan pada UKM

Medan, (Analisa) – Tahun 2007 mendatang, Forum Daerah Usaha Kecil dan Menengah (Forda UKM) Sumut mengharapkan pemerintah khususnya di Sumut dapat meningkatkan keberpihakan pada pengusaha kecil guna mempercepat pertumbuhan roda perekonomian di Sumut.

Demikian Ketua Forda UKM Sumut Cahyo Pramono, SE, MBA pada acara Refleksi Akhir Tahun Forda UKM Sumut di salah satu cafe berada di pusat perbelanjaan di Medan, Kamis (28/12). Hadir pada acara tersebut Anggota DPR RI yang membidangi program UKM/Koperasi Nasril Bahar, SE, Penasehat Forda UKM dr. Sofyan Tan, Wakil Ketua Forda UKM Medan Efrizal Adil Lubis, Ketua Forda UKM Sergei M Yusuf dan inisiator LBH UKM Adriansyah Nasution. Menurutnya, pemerintah dapat mendorong pertumbuhan UKM di Sumut dengan membantu penjaminan penyaluran kredit dari pihak perbankkan yang dialokasikan dalam APBD.

“Sebab, bila UKM berkembang di daerah ini sudah secara otomatis akan mendongkrak kenaikan PAD daerah setempat,” tukasnya.

Di samping itu, tahun mendatang Cahyo juga mengharapkan pemerintah daerah setempat memberikan kemudahan bagi pertumbuhan UKM dengan melahirkan berbagai perda yang tidak memberatkan para pelaku untuk mengembangkan usaha.

“Salah satunya dengan mempermudah perizinan usaha dengan menetapkan perizinan satu atap guna merangsang lebih banyak lagi para investor lokal di bidang usaha kecil dan menengah,” tandasnya sembari memuji kebijakan positif Kabupaten Sergei yang telah melakukan pelayanan satu atap guna memancing pertumbuhan investasi di daerah tersebut. Dalam kesempatan itu, Cahyo mengungkapkan beragam keluhan yang disampaikan para pengusaha kepada Forda UKM Sumut sepanjang tahun 2006.

KELUHAN

Menurutnya, berdasarkan data, paling banyak keluhan yang disampaikan seputar tindakan oknum aparat kepolisian yang kerap melakukan sweping, memeriksa dan menahan kendaraan yang mengangkut produk UKM. Tindakan tersebut sangat meresahkan para pelaku UKM. Sedangkan keluhan terhadap aparat birokrasi (Pemrov atau Pemkab/Pemko) berkaitan penerapan perda perizinan dan sebagainya menempati urutan kedua. “Sebaliknya keluhan terhadap gangguan dari aksi premanisme yang pada tahun sebelumnya mendominasi, pada tahun ini sudah jauh berkurang seiring dengan komitmen pihak kepolisian guna memberantas premanisme di Sumut,” tukasnya.

Cahyo, selanjutnya menambahkan, meskipun keluhan terhadap tindakan aparat kepolisian meningkat sepanjang tahun ini, pihaknya cukup bergembira melihat respon positif Kapodasu dan jajarannya tidak ragu menindak oknum aparat yang terlibat kasus tersebut.

“Mengingat selalu turunnya tim atas instruksi Kapoldasu setiap menerima laporan warga UKM menunjukkan adanya keinginan Polri menghapuskan tindakan negatif yang diperbuat aparatnya di lapangan,” tandasnya.

Walaupun demikian, mengingat tingginya frekwensi terhadap keluhan tersebut, Ketua Forda UKM Sumut tersebut mengatakan kedepannya pihaknya telah membentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Forda UKM. Dalam lembaga yang berdiri atas inisiator Edrin Adriansah Nasution ini nantinya diisi pada pengacara seperti Maya Manurung, Alkaf Masri, Untung Haryono, Nur Alamsyah dan lainnya.

KEBIJAKAN

Sementara itu, anggota DPR RI Nasril Bahar, SE dalam kesempatan itu mengungkapkan selama ini belum ada kebijakan yang dilahirkan pemerintah mendukung perkembangan UKM.

Sebahagian besar kampanye yang didengung-dengungkan selama ini dinilainya hanya sebagai lip service semata. Mengingat hal itu, Nasri berjanji DPR RI kedepannya akan berusaha melahirkan peraturan perundang-undangan yang lebih berpihak pada kepentingan usaha kecil menengah.

“Termasuk mendesak pemerintah pusat supaya mendorong pemerintah daerah supaya segera memberlakukan sistem satu atap dalam berbagai perizinan,” tukasnya.

Sementara itu, Penasehat Forda UKM Sumut Sofyan Tan dalam pertemuan itu, mengungkapkan terlihatnya perkembangan aktivitas Forda UKM tahun 2006 dari pada tahun sebelumnya. Sofyan juga menyoroti pentingnya sosialisasi Forda UKM kepada para pengusaha kecil menengah di Sumut sebab masih terdapat pengusaha yang tidak mengenal Forda UKM.

Karena itu, tambahnya, sosialisasi kedepannya sangat penting, supaya terjalin persatuan di antara para pengusaha guna menghadapi permasalahan kedepannya. (aru)

Analisa
Jumat, 29 Desember 2006




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: