Lebih dari Rp 100 Triliun Anggaran Diendapkan Pemda di Bank

detikcom – Medan – Praktik membungakan anggaran pembangunan melalui deposito di bank sudah dalam tahap yang mengkhawatirkan. Disinyalir, lebih dari Rp100 triliun dana pembangunan diendapkan pemerintah daerah (Pemda) di bank pada 2006.

“Hampir semua Pemda di Indonesia, baik provinsi maupun kabupaten, sengaja mengendapkan anggaran pembangunan di bank,” kata anggota Panitia Anggaran DPR, Nasril Bahar, di Bandara Polonia, Medan, Minggu (7/1).

Pada umumnya, menurut Nasril, para pejabatnya beralasan kesulitan merealisasikan anggaran, baik karena lambannya pembahasan di DPRD maupun alasan lain. Selanjutnya, anggaran itu disimpan dalam bentuk deposito berjangka satu bulan atau lebih.

Karena jumlah dana yang didepositokan besar maka bank menempatkan dana deposito itu ke dalam Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan suku bunga 12 persen per tahun.

“Bayangkan kalau dana itu direalisasikan langsung untuk pembangunan, sudah berapa kilometer jalan rusak yang diperbaiki,” ujar Nasril yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Politik Hukum dan Keamanan DPP PAN.

Pemerintah juga rugi karena harus menanggung bunga atas dana yang didepositokan tersebut. Oleh karena itu, Nasril meminta Badan Pemeriksa Keuangan mengusut praktek seperti ini. (rul/ary)

detikcom
Banjarmasin Post
Harian Komentar
Indosat M2
Selasa, 9 Januari 2007




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: