Sosialisasi UU Resi Gudang dan Subsidi Sertifikasi Tanah Masih Minim di Sumut

Medan, (Medan Pos) – Persoalan yang dihadapi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatera Utara belum juga beranjak dari masalah permodalan. Kendati terdapat sejumlah skema alternatif permodalan dari pemerintah, namun pelaku UKM umumnya tidak mendapatkan informasi ini karena kurangnya sosialisasi.

Anggota Komisi VI DPR RI Nasril Bahar mengemukakan, dari kunjungannya ke Kabupaten Karo diperoleh gambaran sosialisasi ini memang belum dilakukan. Sejumlah petani dan pelaku UMKM belum mendapatkan informasi tentang adanya altenatif dari perbankan yang diatur melalui UU Resi Gudang yang disahkan DPR pada 26 Juni 2006.

“Umumnya masyarakat belum mendapat informasi. Padahal dalam rapat pembahasan di Komisi VI, maupun pengesahan di paripurna, kita kejar waktu. Maksudnya agar UU ini dapat segera disahkan, dan masyarakat dapat menerima manfaatnya secara lebih cepat,” ujar Nasril Bahar, kepada wartawan di Medan, Selasa (24/4/2007).

Disebutkan Nasril, perdagangan komoditi merupakan bidang usaha yang memerlukan intensitas kredit yang tinggi, padahal umumnya produsen kecil maupun petani tidak memiliki akses kredit, kalaupun ada biayanya cukup tinggi. Faktor penyebabnya karena petani tidak memiliki agunan atau fix asset seperti tanah atau rumah.

Dengan keadaan tersebut, posisi petani semakin lemah tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan usahanya. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu solusi melalui pola pendanaan dengan sistem resi gudang. Bank memberikan kredit bagi pelaku usaha dengan komoditas sebagai agunan. Resi gudang merupakan tanda bukti penyimpanan komoditas dalam gudang yang dikelola pengelola agunan yang dapat didayagunakan untuk mendapat kredit dari bank.

”Dengan pendanaan resi gudang akan dapat mengatasi masalah yang dihadapi pelaku usaha dalam akses pendanaan. Untuk Sumut, saya belum mendapat informasi utuh mengenai perkembangan pelaksanaannya. Informasi terakhir, paling tidak ada lima komoditas yang rencananya masuk dalam komoditas resi gudang, yakni kelapa sawit, karet, kakao, kopi, dan jagung,” ujar Nasril.

Subsidi Sertifikasi Tanah

Selain itu, Nasril juga melihat banyak pelaku UMKM yang belum mendapat informasi mengenai adanya bantuan subsidi sertifikasi tanah dari Kementerian Koperasi dan UKM untuk para petani dan pelaku UMKM senilai Rp 500 ribu. Program tersebut juga terkait dengan Inpres No 3/2006 mengenai kebijakan perbaikan iklim investasi. Untuk bidang UMKM kebijakan pemberdayaan mencakup 10 tindakan, salah satunya pembuatan sertifikat tanah yang dimiliki UMKM tersebut.

“Pemerintah memberikan subsidi Rp 500 ribu bagi pembuatan sertifikat tanah bagi pelaku UMKM. Kebutuhan pembuatan sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) itu sendiri Rp 750 ribu. Adanya sertifkasi tanah, sangat penting bagi pengembangan usaha UMK. Misalkan, dalam pengajuan kredit, biasanya insitusi perbankan mensyaratkan agunan aset tetap seperti tanah atau bangunan yang sebelumnya harus disertifikasi,” kata Nasril.

Pada tahun 2006, kata Nasril, plafon subsidi untuk membantu pengurusan sertifikat tanah itu mencapai Rp 5,6 miliar. Sementara tahun 2007 Kementerian Koperasi dan UKM mengalokasi dana Rp 8 miliar untuk program sertifikasi tanah milik pelaku UMKM. Dalam kaitan ini, Pemerintah Daerah di Sumut diminta untuk menindaklanjuti upaya tersebut, dengan mendorong lebih banyak UKM untuk mendapatkan layanan subsidi tersebut. Sehingga, akan semakin tinggi daya saing para UMKM tersebut.

“Kita akan mendorong agar Kementerian Koperasi dan UKM dapat mengalokasikan dana yang lebih besar untuk kepentingan sertifikasi tanah para pelaku UMKM ini, terutama untuk Sumatera Utara,” kata Nasril Bahar, yang juga anggota Panitia Anggaran DPR RI.

Medan Pos
Selasa, 24 April 2007




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: