Dana Subsidi Minyak Goreng Rp325 Miliar

JAKARTA: DPR menyetujui usulan pemerintah mengenai program subsidi minyak goreng bagi 15,8 juta rumah tangga miskin (RTM) sebesar Rp325 miliar. Rencananya dana itu akan disuntikkan menjelang Lebaran guna mengantisipasi tingginya harga komoditas tersebut.

Persetujuan subsidi tersebut disampaikan Ketua Panitia Anggaran DPR Emir Moeis dalam rapat paripurna perubahan APBN 2007 bersama alokasi subsidi lain dengan nilai total Rp 105,02 triliun.

“Subsidi untuk minyak goreng sebesar Rp325 miliar, mengenai skema subsidi dan bentuk distribusi minyak goreng akan dibahas lebih lanjut di komisi terkait [komisi VI] bersama pemerintah,” kata Emir dalam sidang paripurna di gedung DPR, kemarin.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dana tambahan untuk subsidi minyak goreng itu diambil dari hasil penambahan pungutan ekspor (PE) minyak sawit mentah (CPO) yang diberlakukan sejak 15 Juni 2007.

Pada pertengahan Juni lalu, pemerintah telah menaikkan PE CPO dan turunannya sebesar 6,5% dan khusus palm kernel oil (PKO) sebesar 10%. Dengan adanya kenaikan itu, kalangan pengusaha sawit dan masyarakat meminta alokasi dana PE dikembalikan ke bidang terkait, khususnya untuk subsidi harga minyak goreng.

Menkeu mengatakan alokasi subsidi itu memang sebagai wujud dari usulan semua pihak bahwa keuntungan dari PE CPO dan turunannya akan dikembalikan ke masyarakat untuk menstabilkan harga minyak goreng.

“Ini betul-betul sebagai earmark agar masyarakat memahami bahwa benefit dari PE CPO memang akan dikembalikan ke masyarakat, untuk menstabilkan harga minyak goreng terutama pada kelompok miskin [RTM],” jelasnya.

Dia menambahkan pemerintah akan berusaha bersungguh-sungguh supaya subsidi sebesar Rp325 miliar jatuh ke rakyat miskin terutama pada saat menjelang Lebaran, Natal dan tahun baru.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan subsidi minyak goreng itu ditujukan untuk rumah tangga berpendapatan rendah dan diperkirakan bisa disalurkan mulai September.

“Alokasinya dihitung dari angka rumah tangga miskin dan keperluan minyak goreng per bulan itu berapa liter, serta untuk berapa bulan. Tapi itu kan hanya perkiraan, sekarang kami harus mempertajam target penerima dan mekanisme [penyaluran],” katanya, kemarin.

Kebijakan subsidi minyak goreng menggunakan perhitungan yang digunakan dalam penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin). Program Raskin mencakup 15,8 juta rumah tangga miskin.

Sementara itu, cakupan program subsidi minyak goreng itu akan lebih rendah dibandingkan raskin. Mendag mengatakan teknis penyaluran termasuk jumlah rumah tangga yang berhak menerima masih dibahas.

Siapkan Mekanisme

Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi menyatakan dengan disetujuinya subsidi itu maka pihaknya akan segera melakukan konsolidasi untuk membahas mekanisme penyaluran secara detail.

“Syukur sudah disetujui, berarti sudah ada peluang untuk melakukan program penyaluran minyak goreng tersubsidi kepada rakyat miskin, menjelang Lebaran dan kami akan segera konsolidasi detail mekanismenya,” kata Bayu saat dihubungi Bisnis, kemarin.

Mengenai besaran subsidi dan jumlah minyak goreng yang akan diterima per RTM setelah adanya dana sebesar Rp325 miliar, Bayu mengatakan masih akan dibahas secara teknis.

Panitia Anggaran Komisi VI DPR Nasril Bahar menyatakan bahwa pihaknya juga belum memiliki formula mengenai skema penyaluran subsidi dan besarannya berapa yang mesti diterima RTM.

“Itu [formulanya] kami masih menunggu pemerintah, karena pemerintah yang mengajukan usul. Jadi, kami menunggu mekanisme selanjutnya, mungkin minggu depan baru dibahas bersama,” ujarnya kepada Bisnis. (m02) (lutfi.zaenudin@bisnis.co.id/bastanul.siregar@bisnis.co.id)

Bisnis Indonesia
Rabu, 29 Agustus 2007




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: