KPPU Segera Putuskan Dugaan Monopoli Temasek

Detikinet, Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memastikan untuk memutuskan dugaan monopoli Temasek di industri telekomunikasi pada awal November 2007 nanti.

Ketua KPPU Muhammad Iqbal menjelaskan, keputusan itu sudah harus diambil pihaknya sesuai tenggat waktu 30 hari kerja yang ditetapkan UU Anti Monopoli No.5/1999.

ap_temasek_singapore_6605_210.jpg“Memang benar di awal November nanti adalah deadline maksimal kami untuk mengeluarkan keputusan. Tapi itu semua tergantung tim, apakah menggunakan tenggat waktu terlama atau bisa lebih cepat,” ujarnya ketika dihubungi detikINET, Rabu (12/9/2007).

Ia menuturkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan lanjutan atas dugaan kasus tersebut hingga 27 September mendatang, yang kemudian dilanjutkan dengan sidang komisi hingga puncak pengambilan keputusan.

Iqbal menegaskan, memang ada indikasi monopoli Temasek melalui kepemilikan silang di Telkomsel dan Indosat. “Namun hal itu baru bisa diputuskan saat pembuktian.”

Dalam kasus dugaan monopoli Temasek ini, KPPU sebelumnya telah melakukan pemeriksaan pendahuluan pada 9 April dan berakhir pada 22 Mei. Setelah itu diteruskan dengan pemeriksaan lanjutan pada 23 Mei hingga 16 agustus, yang kemudian diperpanjang hingga 27 September nanti.

Di kesempatan berbeda, Anggota Komisi VI DPR RI, Nasril Bahar dan Nusron Wahid meminta pihak-pihak di luar KPPU untuk menghormati proses yang berjalan dengan tidak melakukan intervensi

“Biarkan saja KPPU menjalankan tugasnya tanpa ada yang mengintervensi. Jika memang terbukti benar dugaan monopoli itu, jangan segan-segan mengeluarkan keputusan yang berani. Karena di negeri ini yang berhak mengatakan ada monopoli atau tidak, ya cuma KPPU,” papar Nusron di sela Rapat Dengar Pendapat Komisi VI.

Menurut dia, hasil dari keputusan KPPU akan digunakan oleh Panitia Kelompok Kerja Indosat Komisi VI DPR sebagai referensi untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham Indosat. “Jadi, bukan Komisi I yang berhak menentukan soal perlu tidaknya buyback Indosat,” tegas Nusron.

Apabila KPPU mengeluarkan keputusan adanya praktik monopoli, lanjut dia, parlemen akan menyarankan pemerintah untuk segera melakukan buyback Indosat. “Yang mau beli Indosat itu banyak. Bisa dari konsorsium BUMN atau swasta nasional.”

Sebelumnya, Temasek melalui Singapore Technologies Telemedia (STT) membantah tuduhan telah melakukan monopoli dan penetapan tarif di industri telekomunikasi.

“Sebagai investor jangka panjang, kami berkomitmen untuk mengembangkan industri telekomunikasi di Indonesia. Dan komitmen ini mendapat dukungan dari pemerintah Indonesia melalui pernyataan Menneg BUMN, Sofyan Djalil,” demikian siaran pers STT yang diterima detikINET belum lama ini. (rou/ash)

detikcom
Rabu, 12 September 2007




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: