Syamsul Arifin: Pemimpin Sumut Tidak Boleh Sosok Emosional, PAN Akan Tanya Rakyat Soal Cagubsu

Stabat, (Analisa) – Sumut yang didiami masyarakat heterogen dengan dinamika kehidupan yang cukup tinggi, membutuhkan pemimpin yang dapat mengayomi dan menyerap aspirasi berbagai kalangan. Karenanya, pemimpin Sumut yang akan dipilih pada Pilkada 2008 tidak boleh sosok yang emosional dan tidak taat pada Allah. Bupati Langkat menyatakan hal tersebut dalam sambutannya pada acara halalbi halal keluarga besar Partai Amanat Nasional (PAN) di Gedung Pemuda (KNPI) Langkat di Stabat, Sabtu (3/11).

Menurutnya, pemimpin pada tingkat apa pun, apalagi pada level provinsi harus memiliki pemikiran yang berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan kelompok atau pribadi. Ada tidaknya pemikiran dimaksud dapat dilihat dari, apakah ia dicalonkan atau mencalonkan diri sendiri. Bila berambisi mencalonkan diri dengan meminta-minta kesana-kemari, berarti orientasinya cenderung tidak pada kepentingan rakyat.

Ketua DPP PAN H. Ibrahim Sakti Batubara, MAP dalam pidatonya mengatakan, PAN bukan partai Islam, namun pemimpin PAN senantiasa menyerap dan melaksanakan aspirasi umat Islam. Dengan kata lain ujar Ibrahim, walaupun PAN bukan partai Islam namun PAN ditegakkan di atas landasan moral dan agama, sehingga setiap keputusan yang diambil tidak akan mencederai aspirasi umat Islam.

Hadir dalam acara yang cukup akrab tersebut, Bupati Langkat H. Syamsul Arifin, SE, Wakil Ketua DPRD Langkat H.A.Ghazali Syam, Wasekjen DPP PAN H. Nasril Bahar, jajaran DPW PAN Sumut, Ketua DPD PAN Langkat H. Syah Affandin, SH berserta jajarannya, Ketua PW IKADI Sumut Drs H. Sakira Zandhi, MSi, Ketua KNPI Langkat Drs Syahrizal MZ dan undangan lainnya.

Tidak Cederai

Ketua DPW PAN Sumut Ir H. Kamaluddin Harahap, MSi menegaskan, pemimpin Sumut lima tahun ke depan harus tokoh yang tidak pernah mencederai hati rakyat, yang berarti tokoh tersebut selama ini dekat dengan rakyat.

Menyangkut siapa tokoh yang akan diusung PAN pada Pilkada Sumut, Kamaluddin menyatakan pihaknya akan menempuh jalur khusus, yakni bertanya kepada masyarakat.

“PAN identik dengan suara rakyat, karenanya untuk memilih siapa calon pemimpin harus dengan cara khusus, yaitu bertanya terlebih dahulu kepada rakyat. Jadi, siapa yang cocok dan disukai rakyat, itu yang akan diusung PAN,” ujarnya.

PAN Sumut saat ini menurut Kamaluddin, masih menunggu hasil survey Tim Independen PAN, yang berarti menunggu jawaban dari rakyat. Termasuk mempertanyakan tujuh kandidat Cagubsu yang telah mendaftar ke PAN, di antaranya Ketua Umum PB MABMI juga Bupati Langkat H. Syamsul Arifin, SE dan Ketua DPP PAN H. Ibrahim Sakti Batubara, MAP.

Dia juga mengingatkan agar kader dan simpatisan partai berlambang ‘Matahari Bersinar’ itu harus bersatu mendukung pasangan calon kepala daerah yang ditetapkan dan diusung PAN di Pilgubsu 2008. Kader PAN tidak boleh terpacah belah. Silaturahmi akbar itu juga dirangkaikan dengan penetapan Tim Penjaringan Kepala Daerah DPD Kabupaten Langkat yang dilantik oleh Ketua Tim Pilkada DPW PAN Sumut, Rafriandi Nasution MT. (als/hpg)

Analisa
Senin, 5 November 2007




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: