Bandara Polonia Disidik, Poldasu Periksa 11 Orang Saksi

Mabes Polri mengirimkan tim Puslabfor ke Bandara Polonia Medan. Tim ini akan membantu forensik Poldasu menyidik penyebab kebakaran terminal domestik bandara itu. Polisi juga telah memeriksa 11 saksi karyawan PT Angkasa Pura II.

“Mabes mengirimkan tim Labfor kemari,” ucap Wadir Reskrim Poldasu AKBP Dharmawan Sutawijaya di Bandara Polonia Medan, Minggu (2/12). Menurutnya, tim Mabes Polri membawa alat khusus yang dapat mendeteksi asal usul api yang menghanguskan bandara.

“Penyelidikan akan difokuskan di lantai 2 yang menjadi asal api,” jelasnya.

Ratusan polisi berjaga-jaga secara menyebar di berbagai titik di Bandara Polonia. Sekeliling bandara dipasang police line. Di belakang police line, aparat polisi bersiaga penuh. “Semua harus dijaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” tutur Dharmawan.

Sejauh ini polisi telah memeriksa 11 saksi yang ditengarai mengetahui asal api. Mereka adalah karyawan PT Angkasa Pura II. Polisi juga mengamankan sejumlah serpihan sisa kebakaran untuk diperiksa di Labfor. “Sebelas saksi sudah kita periksa. Mereka antara lain petugas keamanan dan yang melihat asap. Sampai saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Dharmawan.

Polisi sementara menduga api berasal dari arus pendek listrik. Dugaan ini dikuatkan dengan pernyataan seorang saksi yang menyebutkan tiga bulan lalu korsleting juga pernah terjadi di lokasi yang sama. “Salah seorang saksi menyatakan, 3 bulan lalu pernah juga korsleting listrik. Ini masih didalami,” kata Dharmawan.

Hal senada disampaikan Kabid Humas Poldasu Kombes Aspan Nainggolan. Menurutnya, kasus kebakaran di terminal domestik punya kemiripan dengan kebakaran yang melanda terminal kedatangan internasional pada Kamis 9 Maret 2006 lalu. “Tidak beda jauh dengan kebakaran sebelumnya. Kami menemukan beberapa kemiripan,” sebut Aspan tanpa merinci kemiripan itu.

Kebakaran di terminal domestik sekitar pukul 20.40 WIB Sabtu (1/12) kemarin diawali dengan ledakan kecil yang mengeluarkan percikan api. Kemudian percikan itu membakar seisi ruangan. “Ledakan ini terjadi di lantai dua yang di bawahnya terdapat gudang atau bengkel Garuda Indonesia,” beber Aspan.

Kapoldasu Irjen Nuruddin Usman mengaku kasus kebakaran Terminal Kedatangan Domestik Bandara Polonia menjadi sorotan Mabes Polri. “Sementara kita baru bisa menyimpulkan posisi titik api, asalnya belum diketahui. Namun, sebelas saksi telah diperiksa secara intensif. Polisi juga belum menemukan adanya dugaan sabotase. Mudah-mudahan, tim dari Mabes akan cepat membantu pengungkapan kasus ini,” sebut Kapoldasu saat meninjau lokasi kebakaran.

Asal api dari lantai dua juga dibenarkan Kepala Dinas Keamanan Bandara Polonia Medan, Jasirin. Menurutnya, ada saksi yang melihat langit gedung di ruangan counter check-in tiket mengeluarkan asap dan tak berapa lama plafon langit itu jatuh ke lantai dalam kondisi terbakar.

Kebakaran di Bandara Polonia mendapat tanggapan dari anggota FPAN DPR Nasril Bahar. Menurutnya, kebakaran yang terjadi untuk kedua kalinya ini ditengarai akibat kecerobohan. “Saya tidak pernah melihat bandara internasional yang berantakan pengelolaannya seperti Polonia. Kondisinya seperti terminal bus saja,” kata Nasril Bahar. Wiguna-Edi S-Dc-Ant | Global | Medan

Harian Global
Senin, 3 Desember 2007




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: