Persoalan DPW PAN Bunga-bunga Demokrasi

Medan, WASPADA Online, Persoalan yang terjadi di dalam tubuh Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara saat ini merupakan bunga-bunga dalam berdemokrasi. Jika kemudian ada yang menghangat khususnya menjelang pelaksanaan Pilkada itu juga merupakan bunga-bunga dalam demokrasi.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PAN Zulkifli Hasan saat berkunjung ke Bumi Warta Waspada, Kamis (17/1). Dalam kunjungan itu Ketua FPAN DPRRI tersebut antara lain didampingi anggota FPAN DPRRI H Nasril Bahar, SE, Ketua DPP PAN Drs H Ibrahim Sakty Batubara, MAP dan Wasekjen DPP PAN yang juga Plt Ketua DPW PAN Sumut Viva Yoga. Hadir juga Ketua DPD PAN Medan Ahmad Arief, SE, MM, Ketua DPD PAN Langkat

Syah Affandin. Sementara dari unsur DPW PAN Sumut antara lain Parluhutan Siregar, Adi Munasip, Abdul Hakim Siagian, SH, MHum, HM Subandi, Zul Badri dan lainnya.

Sementara Waspada diwakili Wakil Pemimpin Redaksi III Harian Waspada H Sofyan Harahap, S.Sos didampingi Redaktur Daerah Sumatera Utara Muhammad Zeini Zen

dan Zulkifli Harahap, reporter Kota Medan.

Disebutkan Zulkifli Hasan, persoalan Pilkada tak pelak memakan energi yang besar dari PAN namun hal itu sudah bukan merupakan persoalan yang tidak bisa diselesaikan lagi. Bahkan kedatangan dirinya dan unsur DPP PAN ke Sumut antara lain untuk menuntaskan persoalan yang terjadi di tubuh internal DPW PAN.

“Kita ke Sumut antara lain mengantarkan Viva Yoga Mauladi yang bermarga Siregar untuk menjadi ketua. Kalau selama ini Harahap (Kamaluddin) dan Batubara (Ibrahim Sakty) sedang panas, diharapkan saudara kita yang Siregar ini bisa mendinginkannya,” terang Zulkifli Hasan sambil bercanda.

Penunjukkan Viva Yoga juga sebagai pelaksana ketua agar mereka-mereka, sebut Zulkifli Hasan, yang ingin bertarung dalam Pilkada tidak terpecah konsentrasinya. Selain itu, pihaknya juga ini mensosialisasikan tentang pencalegan di PAN yang tidak lagi berdasarkan urutan nomor melainkan banyaknya suara yang diperoleh.

Soal Pilkada, Zulkifli membuka sedikit permasalahan di mana dalam rapat sebelumnya sudah diputuskan dua nama namun kemudian berubah menjadi lima nama hingga inilah yang kemudian memanaskan situasi. “Namun pengisian pelaksana tugas bukan karena persoalan Pilkada. Ini hanya bunga-bunga saja,” terangnya.

Soal siapa calon gubernur dari PAN, secara tegas Zulkifli menyebutkan, partai sudah menunjuk calon wakil gubernur dari kader PAN yakni Ibrahim Sakty Batubara. Sementara beberapa calon sudah bertemu dengan DPP PAN di antaranya Herry W Marzuki, Syamsul Arifin dan Ali Umri. Bahkan intensitas pertemuan dengan Herry dan Syamsul diakuinya cukup tinggi namun pihaknya masih menunggu perkembangan.

Dalam pertemuan itu juga terungkap tentang target PAN untuk merebut 4 kursi untuk DPRRI dari Dapem Sumut dan secara nasional ingin merebut 15 persen dari kursi di DPRRI. Namun secara tegas Zulkifli menyatakan, jika PAN bisa menjadi pemenang

dalam Pemilu tak tertutup kemungkinan mencalonkan kadernya menjadi presiden. “Bisa Pak Amien Rais namun kalau kemudian Pak Amien menyatakan mundur, bisa jadi Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir yang diajukan,” terangnya. Apalagi dalam pelaksanaan Pilkada, PAN berhasil menang di enam daerah dan ini cukup membanggakan bagi PAN. (m10)

Waspada
Kamis, 17 Januari 2008




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: