Soetrisno Bachir Ingin Menjadi Pemimpin

Sei Rampah, Sumut (Berita): Orang nomor satu dari Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir mengaku ingin menjadi seorang pemimpin di negeri ini tetapi bukan Presiden.

“Saya memang ingin menjadi pemimpin bangsa, tapi jangan dikonotasikan ingin menjadi seorang presiden,” ujarnya saat berada di rumah salah seorang tokoh masyarakat Jawa di Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagei, Sumut, Kamis [15/05] .

Menurut dia, saat ini Indonesia krisis ketokohan yang bisa dijadikan panutan dan memberi semangat pada anak bangsa untuk bangkit dari keterpurukan dengan mengambil momentum memperingati 100 tahun hari kebangkitan nasional.

Oleh karena itu untuk memberikan semangat pada anak bangsa ia pun rela menghabiskan biaya yang cukup besar untuk beriklan di media massa dengan semboyan hidup adalah perbuatan dan melakukan safari kebangkitan nasional ke sejumlah ke daerah-daerah

Dia menuturkan, dewasa ini sebagian besar anak bangsa dinegeri ini menatap masa depan dengan apatis, skeptis dan pesimis dan menatap masa depan negara ini akibat berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa ini seperti kenaikan BBM melalui pemberitaan media massa.

Padahal masih banyak potensi di negeri ini seperti sumber daya alam terutama di sektor pertambangan, kelautan dan perikanan serta pertanian yang belum dimaksimalkan potensinya.

“Saya khawatir dengan banyaknya masalah bangsa dengan kebijakan pemerintah yang tidak merakyat dewasa ini membuat mental dan energi anak bangsa menurun. Padahal kita masih punya potensi yang besar untuk bangkit dari keterpurukan,” katanya.

Dia juga mengatakan, menjadi pemimpin tidak mesti harus menjadi seorang pemimpin sebagai mana yang dicontohkan tokoh dari India Mahatma Gandhi.

Selain itu berdasarkan pengakuan istrinya, Bachir mengaku tidak cocok untuk menjadi seorang Presiden.

“Kata isteri saya, saya tidak cocok jadi Presiden karena terlalu banyak ‘make up’nya. Kalau jalan kesana kemari harus senyum, kemudian nanti kalau anda-anda mau ketemu juga susah,” ujarnya dengan senyum.

Tebar Pesona

Menjelang pemilihan Presiden (Pilpres) 2009, orang nomor satu dari Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir mulai melakukan tebar pesona yang “dibalut” dengan safari kebangkitan nasional.

Sesaat Ketua Umum DPP PAN itu tiba di Sumut pada Rabu, (14/5) petang ia melakukan pertemuan dengan puluhan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan nelayan di Sumut yang berlangsung di Istana Maimon Medan pada malam harinya.

Kemudian pada Kamis, (15/5) ia melakukan serangkaian kegiatan di Sumut seperti menyerahkan bantuan ke Pantai Asuhan Al Jamiatulwasliyah di Lubuk Pakam, Deli Serdang, membuka turnamen sepakbola Soetrisno Bachir Cup dan berdialog dengan masyarakat Jawa di Sei Rampah, Serdang Bedagei dan mengunjungi Pasar Tradisional Cong A Fie di Kota Tebing Tinggi.

Sewaktu mengunjungi pasar ini Soetrisno Bachir yang didampingi anggota Komisi VI DPR yang juga Juru Bicara FPAN Nasril Bahar sempat membeli sejumlah perlengkapan seperti tas, handuk dan peci hitam.

Kemudian sesaat sebelum mengakhiri kunjungannya di pasar itu ia juga menyempatkan diri memborong makanan khas di daerah itu yakni kue lemang dan tape ketan hitam dari pedagang kaki lima.

Ketika menikmati penganan dari pulut itu Ketua DPP PAN itu juga sempat bercengkerama dan foto bersama dengan masyarakat yang kebetulan berada di pasar itu dan pedagang setempat.

Namun sebelumnya Soetrisno menolak yang dilakukan dalam sebulan terakhir seperti beriklan di televisi untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini melalui pilpres 2009.

“Saya memang ingin menjadi pemimpin bangsa, tapi jangan dikonotasikan ingin menjadi seorang presiden,” ujarnya saat berada di rumah salah seorang tokoh masyarakat Jawa di Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagei.

Hal yang sama juga diungkapkan Juru Bicara FPAN di DPR Nasril Bahar. “Apa yang dilakukan PAN saat ini seperti iklan Pak Soetrisno di televisi dan media cetak dengan memperingati 100 tahun hari kebangkitan nasional murni mengubah citra, bahwa masih ada partai politik yang peduli dengan rakyat,” ujarnya. (ant)

Berita Sore
Jumat, 16 Mei 2008




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: