Amien Rais: Pemilihan Presiden Di Indonesia Salah Kaprah

Medan, 7/6 (ANTARA) – Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais menilai pemilihan pemimpin di Indonesia dalam beberapa periode terakhir cenderung salah kaprah.

“Saya melihat cara memilih pemimpin di negeri salah kaprah. Semua bicara tentang figur, semua bicara tentang tokoh tanpa pernah membicarakan apa yang akan dikerjakan oleh sang tokoh atau sang figur,” ujarnya sesaat tiba di Bandara Polonia untuk menghadiri acara bedah buku yang berjudul Agenda Mendesak Bangsa “Selamatkan Indonesia!”, di Medan, Sabtu.

Amien yang didampingi Juru Bicara FPAN di DPR, Nasril Bahar dan pengurus DPW PAN Sumut Putrama Al Khairi, mengajak masyarakat Indonesia meninggalkan cara proses pemilihan Presiden yang keliru itu.

Pemilihan yang keliru itu kerena masyarakat terkadang memilih Presiden karena terfokus pada tebar pesonanya, kekuatan keuangan, dukungan dari berbagai pihak sehingga masyarakat tidak mengetahui apa kelebihan seorang tokoh yang dipilih.

“Sehingga masyarakat tidak mengetahui apa persisnya setelah tokoh itu terpilih seperti slogan Indonesia bisa, biasa apakan tidak jelas,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, cara yang paling rasional dalam memilih pemimpin di negara ini adalah dengan meminta calon tersebut memaparkan program kerja atau usulan mengenai perbaikan Indonesia di masa mendatang.

“Katakanlah usulan atau program itu harus konkgret dan realistis didukung dengan keadaan negeri ini secara apa adanya. Nanti ketahuan siapa yang sedang bermimpi, siapa yang sedang katakanlagh membual atau menyesatkan rakyat,” tegasnya.

Menurut dia, sejauh ini dari semua tokoh yang muncul kepermukaan belum mengambarkan program yang jelas melainkan hanya mengambarkan kekuatan uang dengan mengandalkan gambar tokoh, mengandalkan iklan di media massa rentah terhadap keruntuhan bangsa.

“Tokoh-tokoh yang ada saat ini hanya mengandalkan kekuatan uang melaui gambar dan iklan, kalau di Amerika kan jelas, Hilary arahnya kesitu, Jhon Mc Kein kesini itu jelas. Kalau disini kan tidak jelas, pokonya jadi Presiden setelah itu apa,” ujarnya.

Antara
Sabtu, 7 Juni 2008




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: