PAN Berikan Asuransi untuk 50 Ribu Kader di Sumut

Medan – Inovasi dalam pelayanan terhadap kader ditunjukkan Partai Amanat Nasional (PAN). Setiap kader kini dibekali dengan sebuah Kartu Asuransi Anggota (KAA). Di Sumut, saat ini sudah disebar 50 ribu KAA.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Nasril Bahar menyataan, pemberian asuransi bagi kader ini merupakan kebijakan partai. Hal ini dilakukan untuk memberikan manfaat lebih kepada kader yang loyal terhadap partai. Selain itu, untuk menyempurnakan sistem pendataan kader.

Dalam pelaksanaan program ini, pembayaran premi asuransi menjadi tanggungjawab kader yang merupakan anggota legislatif saat ini atau merupakan calon anggota legislatif. Nilai premi yang dibayarkan, bergantung pada kemampuan caleg bersangkutan.

“Besarnya biaya asuransi bergantung kepada kemampuan masing-masing caleg. Namun yang terpenting, upaya ini sudah dimulai dan Insya Allah hingga awal 2009 semua kader PAN akan mendapat KAA ini,” kata Nasril Bahar kepada wartawan di Medan, Senin (4/8).

Program KAA PAN ini, sambung Nasril, sudah dilaksanakan di beberapa wilayah di Indonesia dan diharapkan pada tahun 2008 seluruh kader PAN memiliki KAA tersebut.

Khusus untuk Sumatera Utara, kata Nasril, hingga sementara ini sedang dilaksanakan penyebaran 50 ribu KAA. Beberapa daerah yang sudah menerima, antara lain Langkat, Simalungun, Siantar, Karo dan Asahan.

Hidup Adalah Perbuatan

Pemberian asuransi bagi kader ini, kata Nasril, bukanlah sebuah program jangka pendek untuk kepentingan Pemilu 2009. Melainkan sebuah program ideal yang sengaja dirancang sebagai bagian dari strategi politik PAN untuk jangka panjang, dan juga seiring dengan motto hidup adalah perbuatan.

Sesuai dengan kepentingannya, kartu yang ditandatangani Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir dan Sekretaris Jenderal PAN Zulkifli Hasan tersebut, memang dimaksudkan untuk memberi manfaat kepada kader yang memiliki kartu tersebut.

Disebutkan Nasril Bahar, secara sederhana program yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan asuransi ini, akan memberikan manfaat pertanggungan pada keluarga kader pemegang KAA yang berusia antara 17 hingga 60 tahun.

Nilai pertanggungan minimal yang diberikan melalui KAA ini, yakni jika meninggal dunia karena sakit keluarga akan Rp 1.000.000, meninggal dunia karena kecelakaan keluarga Rp 1.000.000 dan kader yang mengalami cacat total akan menerima Rp 1.000.000. Pengajuan klaim dilakukan pada Dewan Pimpinan Daerah PAN di tingkat kabupaten dan kota.

“Insya Allah ke depan kita bisa meningkatkan kualitas pelayanan yang dapat diterima kader,” kata Nasril.


  1. ciptasempurna

    MANTAP JUGA KTA PAN BER-ASURANSI, TAPI NANTI SIAPA YANG AKAN MENERUSKAN PREMI SETELAH 1 TAHUN ?, MDH2AN MASA AKAN DATANG PAN BISA PUNYA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SENDIRI DI SETIAP KECAMATAN DAN DESA YANG AKAN MEMBANTU PENINGKATAN EKONOMI RAKYAT…

  2. Yang penting menurut saya kader2 PAN khususnya yang di legislatif harus konsisten, bukan manut seperti anggota DPRD dari PAN yang ada di Langkat. Ada kader yang berani bicara lantang tentang rakyat, eee… malah dimusuhin sama pengurus DPD. Sebagai mantan Sekretaris DPC PAN kec. Tanjung Pura saya pesimis PAN bisa besar di 2009 jika mental kadernya khususnya di DPD seperti itu. salam




Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: