Polres Karo Amankan 1 Ton Pupuk Bersubsidi

Razia yang dilakukan Kepolisian Resort Karo berhasil menemukan truk yang membawa satu ton pupuk bersubsidi, Kamis (28/8/2008). Diduga pupuk itu akan diselewengkan.
Truk yang dikemudikan Master Ginting itu dihentikan polisi saat melntas di jalan lintas Medan-Tanah Karo yang berada di Desa Semangat, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Saat diperiksa, truk milik PT Karo Jambi ini dihentikan, ternyata di dalam truk ditemukan karung pupuk urea bersubsidi produksi PT Pusri.

Setelah dihitung, jumlahnya 20 karung dengan berat setiap karung 50 kilogram, atau total satu ton. Karena tidak ada dokumen resmi dari distributor bisa ditunjukkan pengemudi, barang bukti kemudian diamankan ke Polres Karo di Kabanjahe, dan selanjutnya melakukan pengembangan kasus berhasil mengamankan Jakub Sitepu sebagai pemilik barang.

Sitepu menolak dinyatakan berupaya menyelewengkan pupuk tersebut. “Pupuk akan dikirim kepada kelompok tani di Desa Sampun dan Desa Kubu Culia, di Kecamatan Tiga Panah dengan cara dicicil,” katanya.

Namun tersangka tak bisa berkutik setelah petugas menemukan sejumlah bukti, bahwa seharusnya kelompok tani di dua desa tersebut menerima pasokan pupuk sebanyak 12,6 ton, namun ternyata hanya menerima 11,6 ton.

Polisi menduga, modus operandi para pelaku penyelewengan pupuk ini dengan sengaja mengangkut setiap pupuk dalam volume kecil dengan truk besar, agar seolah terlihat truk tidak bermuatan. Untuk membongkar aksi kejahatan ini, petugas masih menelusuri jalur pengiriman pupuk urea ini termasuk aktor di balik kejahatan yang telah membuat petani menderita.

Berkenaan dengan penangkapan pupuk ini, Anggota Fraksi Amanat Nasional DPR RI dari Daerah Pemilihan Karo, Nasril Bahar menyatakan, penangkapan tersebut menjelaskan penyebab terjadinya kelangkaan pupuk di Kabupaten Karo.

“Jika terbukti bersalah, pelaku hendaknya dihukum berat karena mencari keuntungan dengan cara menyengsarakan petani. Kasus-kasus penyelewengan seperti ini mestinya cukup banyak. Terbukti petani selalu saja kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi di pasaran, padahal laporan yang ada menyebutkan pupuk dikeluarkan dalam jumlah cukup,” kata Nasril.




    Leave a Reply

    Please log in using one of these methods to post your comment:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: