Sosialisasi Pemilu Sangat Minim di Sumut

Jakarta – Anggota DPR RI asal Sumatera Utara (Sumut), Nasril Bahar menyesalkan minimnya sosialisasi Pemilu 2009 di Sumut. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumut dinilai tidak bekerja dengan maksimal.
Nasril mengemukakan, Pemilu yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 April mendatang, waktunya sudah demikian dekat, tetapi kebanyakan masyarakat masih yang belum mengetahui seperti apa pola pelaksanaan Pemilu kali ini. Apalagi ada perubahan dari sistem coblos menjadi contreng atau centang.

“Dari kunjungan-kunjungan kita ke sejumlah daerah seperti Kabupaten Karo, Langkat, Simalungun, Batubara dan Dairi, masyarakat mengeluhkan ini. Mereka ingin berpartisipasi aktif dalam Pemilu mendatang, tetapi tidak tahu seperti apa caranya,” kata Nasril Bahar di Jakarta, Jumat (23/1/2009).

Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan. Ketidaktahuan bagaimana cara mengikuti Pemilu akan menyebabkan keengganan untuk ikut Pemilu, sehingga tingkat partisipasi rakyat juga akan semakin berkurang.

Dari beberapa kali pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah, Pemilu maupun Pilpres di Sumut, kata Nasril, masalah sosialisasi yang minim ini selalu saja persoalan.

“Kesannya, KPU tidak belajar dari pengalaman sebelumnya,” ujar Nasril yan juga Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional.

Dengan kondisi ini, kata Nasril partai maupun calon anggota legislatif yang diusulkan partai harus melakukan sosialisasi sendiri kepada calon konstituennya. Sayangnya, sosialisasi yang dilakukan caleg atau partai tersebut justru sering dianggap sebagai curi start kampanye. Alat peraga kampanye yang disampaikan para caleg, kadang malah dijadikan bumerang untuk mendiskreditkan sang caleg.

Menurut Nasril, kondisi seperti ini tidak akan terjadi, sekiranya KPU sebagai lembaga pelaksana Pemilu, melaksanakan tugasnya dengan baik. Dari beberapa pelaksanaan Pemilu tiga hal menjadi persoalan, pendaftaran pemilih yang berantakan, sosialisasi yang minim, dan penghitungan suara bersalahan.

“Kita harapkan, KPU belajar dari persoalan-persoalan yang lalu, sehingga kualitas pelaksanaan Pemilu 2009 akan lebih baik dari Pemilu yang lalu-lalu,” ujar Nasril. (rara)


  1. Anonymous

    jangan terlalu sabar bang.. sesekali digibal aja langsung KPU itu




Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: